ACT now! Technical and Financial Approaches for Coal Transition

Acap kali terlibat dalam diskusi terkait transisi hijau, Masyita kembali terlibat dalam diskusi mendalam mengenai transisi batu-bara menuju energi hijau pada Kamis, 30 Maret 2023 lalu dalam kegiatan “ACT now! Technical and Financial Approaches for Coal Transition” di Berlin, Jerman secara virtual. Kegiatan yang diselenggarakan oleh Climate Investment Fund (CIF) ini menjadi puncak dari perilisan flagship report CIF dengan tajuk “ReACT: A Simplified Guide to Repurpose Coal Assets”. Berbagai pandangan dan pengalaman terkait pendekatan teknis dan pendanaan transisi batu bara, terutama pada aset, dibagikan pada diskusi yang dilaksanakan siang hari waktu Berlin tersebut.

Pada kesempatan ini, Masyita duduk di jajaran panelis bersama dengan Juergen Zettler, (Director General, International Development Policy, Federal Ministry for Economic Cooperation and Development (BMZ, Germany)), Joan Yawitch (Commissioner Presidential Climate Change Commission), dan Chandra Govindarajalu (Lead Specialist, Energy Climate Finance, World Bank) dalam sesi yang dimoderatori oleh Abhishek Bhaskar (Lead, CIF Accelerating Coal Transition (ACT) Investment Program).

Pengalaman Transisi Energi di Indonesia Melalui ETM

Berbicara kembali mengenai transisi energi, Masyita berbagi pengalaman Indonesia dalam menjalankan transisi energinya melalui Energy Transition Mechanism (ETM). ETM berlaku sebagai mekanisme pendanaan yang melibatkan sektor publik dan swasta untuk mempercepat proses transisi menuju energi terbarukan dengan mengurangi penggunaan energi tidak terbarukan, terutama pada listrik.

Masyita menjelaskan dengan bangga bahwa saat ini, Indonesia telah melewati langkah-langkah penting seperti perilisan ETM Country Platform di Bali pada November 2022 lalu, hingga penandatangan MoU projek pertama ETM. Di mana projek pertama ETM ini diterapkan pada 660 MW Cirebon 1 di Jawa Barat dengan pendanaan yang sampai saat ini masih datang dari pendanaan swasta. Kehadiran INA (Indonesia Investment Authority) dan PT.SMI (Sarana Multi Infrastruktur) menjadi salah satu faktor penting projek ini dapat berjalan.

0 Comments

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Pin It on Pinterest

Share This